20 June 2008

Incredible Hulk -- Juni 2008

Satu kisah super hero klasik yang diangkat ke layar bioskop lagi oleh perusahaan film Hollywood, Universal Studios. Mengikuti jejak sukses film yang pertama, film ini diharapkan dapat meraih sukses juga. Memang, pada saat saya nonton film ini di bioskop, sekitar 95% kapasitas tempat duduk terisi penuh. Mungkin lagi awal2nya film ini diputar disini.
Seperti resensi2 pengamat film lainnya, film ini sebenarnya menyuguhkan cerita yang sebenarnya tidak terlalu luar biasa. Bisa dikatakan "standar2" saja. Hanya saja, efek visual yang ditampilkan di film ini sangat memanjakan mata.
Kisah yang terjadi adalah ketika pihak militer mengetahui apa yang menimpa dan terjadi pada tubuh Bruce Banner, seorang ilmuwan yang terkena radiasi gamma sebagai hasil ujicoba percobaannya. Alhasil, ketika dia mengalami kondisi emosi yang semakin tinggi maka bahan2 yang teradiasikan dalam tubuh Bruce Banner seketika bereaksi. Reaksi tersebut membuat tubuh normal manusia biasa, berubah menjadi sosok manusia raksasa berwarna hijau. Yang terkenal dengan sebutan Hulk. Emosi yang dialami Bruce Banner tidak dapat dikendalikannya ketika dia berubah menjadi Hulk. Hal inilah yang menarik perhatian pihak militer untuk mengembangkan sebuah persenjataan untuk militer dalam wujud manusia2 yang kuat, tak mempan senjata, daya hancur yang mengagumkan, serta dapat dikendalikan.
Jadi, karena tidak ingin mengganggu ketentraman masyarakat, dia mengasingkan diri di sebuah daerah kumuh di Brazil dan bekerja di sebuah pabrik pengalengan. Disebabkan kecerobohan yang dilakukan ketika di pabrik, tangannya tergores dan berdarah. Darah pun menetes ke bawah dan menetes ke salah satu botol yang akan dikemas tersebut. Sebagaimana diketahui, darah Bruce Banner ini masih mengandung radiasi gamma yang masih terdapat dalam tubuhnya.
Dan kebetulan, botol minuman yang "termasuki" darah Banner pun dikemas dan dikirim ke Amerika.
Suatu saat, botol ini terminum salah satu warga sehingga dia teradiasi sinar gamma. Di sini ada kejanggalan, di film tidak dijelaskan tentang dampak yang dihasilkan oleh minuman yang termasuki oleh darah Banner. Namun pihak militer tahu, bahwa minuman ini dikemas di sebuah kota di Brazil. Maka perburuan militer Amerika terhadap Banner pun terjadi. Ketika pengejaran terjadi, dia sempat berlari ke sana-kemari untuk menghindari penangkapan. Kebetulan sekali, dia sempat bersitegang dengan sekelompok preman yang pernah ditemuinya. Alhasil, diapun dikejar2 preman dan militer. Dia sempat melarikan diri ke sebuah pabrik. Di pabrik inilah, ketika dia dikeroyok preman, emosinya kembali meningkat. Maka pemunculan Hulk untuk pertama kali dalam sekian tahun pun terjadi. Hal ini diketahui salah satu orang militer. Dia merasa tertantang untuk mengetahui, menyelidiki, dan jika memungkinkan dia bisa menjadi seperti itu!
Obsesi seperti itu diketahui sang Komandan. Maka hasil riset sekian tahun yang ditutup rapat2 pihak militer diangkat kembali. Sekian cc serum disuntikkan ke dalam tubuh prajurit tadi.
Setelah melalui perjuangan panjang, Bruce Banner telah berada di sebuah Universitas Colver, tempat salah seorang ilmuwan yang membantunya dalam percobaan gamma ke dalam tubuhnya. Karena ada informasi keberadaan Banner di kampus tersebut, maka pengejaran terhadap di kampus tersebut kembali terulang. Kali ini, pihak militer mengerahkan prajurit kavaleri, jeep snipper, helikopter, dll. Di dalam gedung berdinding kaca, dia terperangkap. Para penembak jitu menembakkan gas air mata. Ketika gas mengisi penuh ruangan tersebut, maka emosi Banner kembali meningkat. Hulk muncul kembali.
Kali ini dia menyerang prajurit2 kembali. Mobil lapis baja, jeep, helikopter berhasil dilumpuhkan.
Aksi "pertempuran" Hulk dengan militer disini patut disimak. Efek animasinya bagus. Benar2 memanjakan mata...
Apalagi kehadiran Liv Tyler yang benar2 membawa suasana lebih segar dengan kecantikannya...

Di suatu saat, salah satu prajurit yang disuntik serum tadi meminta kepada salah satu ilmuwan pengembang radiasi gamma yang terjadi dalam pada Banner, minta dijadikan pula dirinya seperti Hulk. Tak ayal lagi, ketika dia mengalami ledakan emosi yang tinggi, maka dia berubah juga menjadi sesosok monster berwarna kuning yang tampangnya lebih mengerikan. Dia mulai membuat keonaran di dalam kota. Mobil2 dihancurkan.
Tatkala terjadi keonaran di kota, Banner berada di dalam helikopter yang sedianya akan dibawa pihak militer untuk diselidiki tentang radiasi gamma yang berada di dalam tubuhnya. Dia meminta agar dirinya "diterjunkan" di tempat keonaran tadi. Tidak lama kemudian, dia berubah menjadi Hulk. Hulk asli dan Hulk "jadi2an" itu pun segera bertarung habis2an di dalam kota...

Sebenarnya terdapat kejanggalan2 yang terjadi di film ini.
*) Laptop yang dibawa Banner ketika terjadi perkelahian tidak hancur pada saat dikeroyok sekelompok preman.
*) Aksi perkelahian antara Hulk dengan Hulk jadi2an, pada saat sang musuh bergantungan di kaki helikopter yang sedang terbang diikuti dengan Hulk yang sedang memegangi kaki musuhnya. Anehnya, kaki helikopter tidak hancur. Padahal mereka dengan mudahnya saja menghancurkan mobil dengan sekali kibasan.
*) Pada saat menjadi Hulk, selalu memakai "kostum" celana mirip jeans butut yang sobek2 setinggi lutut! Padahal sebelumnya dia memakai pakaian formil ukuran manusia normal.

Aahh...apa boleh buat, saya khan cuma penonton saja. Tidak ikut2 membuat film....
Jika dibanding dengan sequel Spiderman, jelas film ini kalah jauh! Meskipun sama2 film fiksi, namun penggarapan film Spiderman jauh lebih "serius" dan lebih "masuk akal"

Tapi sebagai tontonan pembunuh jenuh, yach.... lumayanlah!!

11 June 2008

Mempertahankan Lebih Sulit Dibanding Merebutnya...(Fokus Euro2008)

Euro2008 yang dihelat di dua negara di benua biru, Eropa, telah menyita para penggila bola di seluruh dunia. Dimana dalam turnamen empat tahunan itu telah mempertandingan berbagai pertandingan dari 16 tim negara terbaik Eropa saat ini. Dua kuota diantaranya diisi oleh kedua tuan rumah turnamen ini, Austria dan Swiss. Dua tim yang notabene adalah bisa dibilang tim "kelas dua" di dunia bola sepak di benua Eropa. Keduanya memang kalah mentereng dalam hal prestasi di bidang persepakbolaan dari negeri2 tetangganya semisal Jerman, Italia, Belanda, Prancis. Tapi bukan berarti kedua negeri ini tidak mempersiapkan timnya dengan sebagus mungkin.
Beberapa timnas peserta Euro2008 ini dijagokan para penggila bola di seluruh dunia. Bahkan rumah2 taruhan menjagokan beberapa tim jagoannya akan memenangkan kejuaraan ini. Dengan harapan, bila tim jagoannya menang, maka dia bisa mengeruk "kemenangan" dalam jumlah besar. "Kemenangan", dalam hal ini adalah menang secara finansial yang didapat dari pari petaruh2 yang mendaftar di tempat taruhannya.
Terlepas dari itu, memang ada benarnya, menjagokan tim yang bertabur bintang2 bola yang berkelas dunia akan membawa dampak kemenangan dalam tim yang dibelanya. Itu teori. Namun pada kenyataannya, tim bertabur bintang --yang juga biasanya menjadi jagoan dari para penggila bola-- bisa memenangkan kejuaraan atau bahkan kejuaraan yang diikutinya.
Sebagai contoh, Italia. Tim ini adalah juara perhelatan gelaran sepak bola dunia di Piala Dunia 2006 yang dilangsungkan di Jerman. Sebagai tim juara dunia, maka wajarlah tim "Negeri Pizza" ini menjadi sosok tim yang menjadi jagoan untuk memenangkan kejuaraan yang levelnya "cuma" satu benua, yakni benua Eropa tersebut. Bayangkan, untuk kelas seluruh dunia, Italia aja bisa juara. Masa, untuk level setingkat benua saja tidak sanggup??
Perasaan semacam ini nampaknya
menghinggapi tim Italia ini. Bagaimana tidak? Dalam pertandingan yang digelar di grup C yang dihuni Italia ini --disebut2 sebagai grup neraka--, ada tim "negeri kincir" Belanda, "negeri mode" Prancis, dan "negeri drakula" Rumania ini, Italia sementara menjadi timi pecundang. Penampilan buruk pada pertandingan pertamanya melawan Belanda menunjukkan hal itu. Organisasi permainan kurang berjalan begitu mulus. Para pemain nampak agak kikuk dalam menjalankan instruksi pelatih. Sikap pelatih yang tampak sekilas di layar kaca, juga nampak tidak menggambarkan semangat optimisme untuk memenangkan pertandingan yang sedang dihadapi. Karena tim Italia sedang dihinggapi rasa terbebani karena menyandang juara dunia sepak bola. Di akhir pertandingan ini, Italia dikalahkan Belanda dengan skor 3-0.
Beban, itulah yang menjadi momok Italia dalam perhelalatan kali ini.
Memang menyandang beban favorit/yang diunggulkan/superior, seringkali membuat orang/tim yang bersangkutan bisa2 merasa canggung, grogi, tidak lepas dalam melakukan kegiatannya. Hal ini biasanya terjadi karena dia merasa takut kalah. Kalau kalah, bisa diartikan gengsi/harga dirinya bisa jatuh. Dengan gengsi turun, maka banyak orang yang semakin menjauhinya. Alhasil, orang/tim yang diunggulkan harus melakukan aktifitasnya dengan sangat hati2 sekali.
Berbeda dengan orang/tim yang tidak diunggulkan. Mereka biasanya bisa tampil tanpa beban sama sekali. Mereka beraktifitas dengan menangguhkan gengsi yang mereka miliki. Sehingga mereka pun punya semacam prinsip yang mengatakan : Kalah adalah biasa, Menang adalah luar biasa! Kalah adalah biasa ==> bisa diartikan sebagai, jikalau mereka kalah dalam suatu kompetisi (bisa berbagai bidang), sedang "musuh" yang mereka hadapi adalah sosok yang sudah dikenal sebagai sosok yang superior, maka mereka merasa hal itu adalah wajar. Karena mereka kalah kelas dibanding sosok yang superior ini. Meski demikian, dalam perjuangannya, tim yang biasa atau biasa disebut "underdog", seringkali selalu semangat dalam menghadapi "musuh" yang dihadapinya mempunyai level di atasnya. Kalah adalah luar biasa ==> bisa diartikan sebagai, jikalau mereka bisa memenangkan kompetisi melawan "musuh" yang mempunyai kekuatan/kemampuan yang lebih baik darinya, maka hal itu adalah suatu hal yang luar biasa. Karena di atas kertas, orang/tim yang sudah berpengalaman/terorganisir/mempunyai kemampuan atau kekuatan bagus, tentu bisa memenangkan suatu kompetisi dengan mudah. Sebaliknya, bagi yang mempunyai kemampuan yang pas2an, paling tidak, mudah untuk dikalahkan.
Bagaimanapun juga, orang/tim yang mempunyai kemampuan yang pas2an adalah bisa menjadi sosok yang menakutkan orang/tim yang lebih diunggulkan. Kuncinya adalah didukung oleh semangat juang tinggi, strategi brilian dalam menghadapi kompetisi (dengan melihat kelebihan/kekurangan yang dimiliki sebagai "senjatanya"), serta organisasi yang bagus bisa mengalahkan orang/tim yang mempunyai julukan superior sekalipun.
Ambil contoh, di kejuaraan Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang, tim2 non unggulan, Turki dan Korea Selatan, bisa melaju sampai dengan semifinal. Itu semua di luar perkiraan (atau perhitungan sekalipun!). Peristiwa ini sangat mengejutkan dunia! Dalam perjalanan menuju semifinal, Korea Selatan harus menghadapi tim2 yang sangat tangguh, antara lain Italia, Spanyol. Dua tim ini adalah tim yang mempunyai pemain2 dengan kemampuan kelas dunia. Tim2 tangguh ini ternyata bisa dikalahkan oleh semangat juang yang sangat tinggi (juga kejelian strategi pelatihnya, Guus Hiddink, saat itu) yang diperagakan pemain2 Korea Selatan. Akhirnya, turnamen di kedua negara ini merupakan salah satu turnamen yang mempunyai banyak kejutan yang tidak terduga. Yakni banyak tim unggulan yang bertumbangan dikalahkan tim2 non unggulan...
So, bagaimana dengan anda?
Termasuk orang/tim dengan kemampuan biasa/luar biasa? Siap dan mau berjuang dalam menghadapi kompetisi dengan orang/tim yang mempunyai level yang superior sekalipun? Atau larut dengan kemampuan yang pas2an, dan merasa tidak bisa mengalahkan yang superior?
So, bagaimana cara mempertahankan semangat kemenangan? Dibuat simpel aja. Caranya adalah dengan mempertahankan semangat juang dengan mengabaikan segala rasa prestasi/kelebihan yang dimiliki pada saat persiapan/berjuang dalam suatu kompetisi. Serta tampil dengan tanpa beban dan tidak meremehkan semua "musuh," adalah senjata untuk menghadapi mental diri sendiri...
So, mari meningkatkan semangat juang dan belajar strategi agar bisa mengalahkan sosok yang superior itu. Sekaligus mempertahankan mental jawara dalam benak kita.
Tertarik dengan pernyataan ini???

You can answer it!! And you can do it...!!

28 May 2008

Nama Kepanjangan Negara dan Kota di Dunia

Di jaman yang serba susah seperti ini, di kala harga BBM naik, banyak orang yang merasa stress, pusing, dan beragam kesusahan menghadapi permasalahan ekonomi yang melanda negeri (yang katanya berjuluk Zamrud Khatulistiwa) yang belum berakhir juga...
Ah...betapa susah dan pedihnya hidup di masa-masa sekarang ini....
Namun begitu, jangan mudah putus asa! LIFE MUST GO ON!! Give survival spirit on yourself!!
Masih banyak jalan untuk mengatasi berbagai keruwetan kehidupan masa kini.
Terlepas dari permasalahan yang melanda bangsa ini (dan dan dunia), kita angkat topik tentang NEGARA.
Negara, adalah identitas dari sebuah bangsa. Dalam negara terdapat berbagai keanekaragaman budaya, tradisi, politik, ekonomi, sistem pertahanan-keamanan. Namun tetap menjaga satu kesatuan ciri khas bangsa tersebut. Nah, dalam posting kali ini tidak membahas masalah detail ilmu kenegaraan. Itu sudah ada ahlinya. Terlalu rumit dan ruwet untuk memikirkannya.
Kita telaah "ilmu kenegaraan" versi saya yang (sekali lagi, mohon sori sumbernya nggak tahu) akan saya tuliskan di bawah ini. Ilmu kenegaraan ini hanyalah singkatan2 negara di dunia yang berhasil saya susun dan tuliskan sedemikian rupa. Dengan singkatan (yang mungkin ga masuk akal juga!), Maklum, ini hanya singkatan2 konyol, unik, mungkin...ada benarnya juga.... :) untuk kepentingan menghibur diri, teman, ato ... siapa saja!
Sebenarnya, ide ini berasal ketika sedang menjelajah di alam maya, internet. Kebetulan kok ya lupa kutulis alamat aslinya, hanya beberapa idenya yang berhasil aku simpan di "museum arsip"-ku. Berhubung nampak unik, kusimpan saja beberapa daftar diantaranya. Ditambah beberapa ideku untuk melengkapi postingan daftar nama kepanjangan negara dan kota di dunia. Inilah hasilnya!

(berdasar abjad)

Negara :

B.U.R.M.A. = Between Us, Remember Me Always
C.A.N.A.D.A. = Cute And Naughty Action that Developed into Attraction
C.H.I.N.A. = Come Here… I Need Affection
E.G.Y.P.T. = Everything’s Great, You Pretty Thing!
F.R.A.N.C.E. = Friendships Remain And Never Can End
H.O.L.L.A.N.D = Hope Our Love Lasts And Never Dies
I.N.D.I.A. = Nearly Died In Adoration
IRAK = Inilah negeRi minyAK
I.T.A.L.Y. = Trust And Love You L.I.B.Y.A. Love Is Beautiful; You Also
JERMAN = Jejere Kauman [=sebelahnya Kauman]
K.E.N.Y.A. = Keep Everything Nice, Yet Arousing
K.U.B.A = roKok Untuk BAngsa
K.O.R.E.A. = Keep Optimistic Regardless of Every adversity

N.E.P.A.L. = Never Ever Part As Lovers
PAKISTAN = Pakis Sebelah Wetan [=Pakis sebelah timur]
P.E.R.U.
= Phorget (Forget) Everyone… Remember Us

T.H.A.I.L.A.N.D. = Totally Happy, Always In Love And Never Dull

Kota :
J.A.K.A.R.T.A. = Jambret Ada, Koruptor Ada, Rampok TidAk sedikit...
M.A.N.I.L.A. = May All Nights Inspire Love Always

26 May 2008

MALANGKEMBALI 2008,Satu Tradisi Sejuta Aksi

Gelaran atjara MalangKembali tahoen 2008 telah dihelat kembali. Bertempat di Djalan Besar Idjen atjara ini disamboet dengan antoesias oleh para pelantjong domestik dan pendatang. Ada poela pelantjong loear negeri jang tampak menikmati soeasana di sini. Dengan tidak dikenakan biaja masoek arena, pendoedoek banjak jang berdatangan. Sangat ramai sekali disana. Sehingga banjak jang saling berdesak-desakan. Gelaran kali ini meroepakan rangkaian dari tahoen-tahoen sebeloemnja. Bagi jang beloem dapat menjaksikannja setjara langsoeng, semoega gambar-gambar berikoet ini dapat mewakili penawar rindoe bagi warga Malang (khoesoesnja), dan masjarakat loeas pada oemoemnja...

Boewat Semoea Pendoedoek Seantero Negri. Begitoelah salah satoe boenji spandoek jang menjamboet gelaran tahoenan Malang Kembali 2008 jang ditempatkan di Djalan Besar Idjen Malang. Kali ini, tema jang diangkat adalah "Satu Tradisi Sejuta Aksi". Atjara ini melibatkan banjak peserta. Stand-stand beroepa goeboek-goeboek rejoet banjak didirikan di sepandjang kiri-kanan djalan. Hampir semoeanja beroepa stand makanan-minuman "tempo doeloe". Semisal nasi petjel, gudeg, rawon, djadjanan pasar, es dawet, dan laen-laen.
Tak terketjoeali, semua stand diserboe para pengoend
joeng jang kesemuanja djalan kaki. Alhasil, doea djaloer oetama Djalan Besar Idjen poen dipenoehi riboean pengoendjoeng jang saling berdesakan dan berhimpitan. Di malam jang tampak mendoeng itoepoen seolah tak dihiraoekan oleh semoea jang hadir. Semoea laroet dalam kegembiraan tiada tara bagi jang menontonnja. Gelaran jang semingkin laroet semingkin ramai.
Seperti gambar photo disamping ini. Nampak dipenoehi para pengoendjoeng. Di salah satoe bagian depan stand, ada sematjam photo-photo djaman doeloe jang tampak dipasang asal-asalan. Meski demikian, seolah tak menghiraoekan miringnja gambar/toelisan terseboet, pengoendjoeng tetap datang oentoek menghampirinja. Lihat, tampak pelantjong toea-moeda saling berkoempoel. Ada jang berpakaian model masa kini. Adapoela jang berpakaian dengan model tempo doeloe.
Lihat, ada gadis tempo doeloe lewat...!!!


Sedangkan gambar disamping kiri ini adalah salah satoe stand radio swasta di kota Malang. Radio ini salah satoe radio jang tetap melakoekan kegiatan siarnja setjara langsung dari arena MalangKembali di djam-djam tertentoe. Mereka djoega membawa segala peralatan oentoek melakoekan kegiatan siarnja. Maka segala kedjadian dapat disiarkan setjara langsoeng, saat itoe djoega. Soenggoeh, kemadjoean teknologi jang sangat hebat...




Ini salah satoe diorama jang berisikan tentang asal-moela berdirinja kota Malang. Nampak sekilas, beberapa lambang kota Malang moelai jang pertama dengan sembojan "Malang Nominor Sursum Moveor" (Malang nama saja, madjoe toedjoean saja). Kemoedian ada lambang seperti boeroeng garoeda dengan sembojan jang sama dengan di atas. Setelah itoe beroebah mendjadi gambar toegoe dengan latar belakang gambar bintang, dengan sembojan baroe "Malang Kucecwara" (Toehan menghantjoerkan jang bathil), dan digoenakan sampai sekarang. Sedang gambar di bawahnja adalah gedoeng balaikota jang diboemihangoeskan para pedjoeang RI, agar tidak ditempati pendjadjah Belanda waktoe itoe.
Dengan sorot lampoe jang temaram, namoen tetap bisa dilihat, dibatja, dan dipotret! (seperti iklan ja...??? :) )



Sedangkan gambar disamping ini adalah diorama peninggalan dari Keradjaan Singhasari (sekarang Singosari) jang beroepa tjandi. Lihat, betapa antoesiasnja para pelantjong jang ingin dipotret dengan gambar latar belakang itoe. Sekoempoelan anak moeda-moedi nampak mengambil gaja masing-masing. Mereka saling bereboet oentoek mendapat gambar latar jang bagoes. Sehingga terkadang memboeat pelantjong jang lain haroes menoenggoe terlebih dahoeloe.



Tidak kalah, seboeah bank nasional poen toeroet andil dalam menjamboet gelaran Malang Kembali 2008 ini. Dengan beratapkan daoen kelapa kering, mereka djoega menampilkan beberapa photo sedjarah berdirinja bank tersebut, djoega tentang sedjarah Malang. Para pendjaga stand poen djoega menghias diri dengan memakai pakaian tempo doeloe.






Sedangkan gambar disamping ini adalah ketika sekoempoelan orang-orang jang melihat topeng monjet. Dengan latar belakang diorama pasar petjinan (sekarang mendjadi Pasar Besar Malang). Lihat, para pelantjong sangat senang melihat pertoendjoekan jang "dibintangi" oleh seekor monjet. Hiboeran jang sangat diminati para pendoedoek domestik maoepoen dari pendatang...





Inilah kelompok moesik anak moeda tempo doeloe! Mereka menjanjikan lagoe-lagoe lama dengan pakaian bercorak garis-garis. Ada alat moesik oekoelele adalah cirinja. Dengan penjanji perempoean, mereka menghiboer pelantjong jang terdengar sjahdoe sekali...
Namoen, ada jang oenik disini! Coba tebak!
(Kalaoe beloem tahoe), perhatikan penjanji perempoeannja. Boesana jang dia pakai sangat tempo doeloe sekali. Tapi sepatoe jang dia pakai sepatoe kets!! Tidak matching sama sekali....
Waakakakakakaakaaa...... :))


Naah... jang ini moerni hiboeran tradisional peninggalan dari djaman leloehoer. Hampir-hampir tergeroes oleh djaman, kesenian ini dipertoendjoekkan di salah satoe panggoeng. Ada sekitar 4 orang sinden jang menjanjikan tembang-tembang Djawa dengan diiringi seperangkat alat musik tradisional. Seperti gamelan, kenong, kempoel, sitar, dll. Dengan latar belakang gambar tjandi peninggalan keradjaan Singhasari, sangat membawa soeasana masa lampaoe....



Inilah peninggalan masa lampaoe jang masih dapat dipakai hingga sekarang! :)
Sandal djepit vs sandal koelit ala bangsawan. Tidak sedikit penggoena kedoea djenis sandal ini di masa sekarang. Terboekti, banjak sekali sandal-sandal djepit jang poetoes d arena Malang Kembali....hihihii....

21 May 2008

Jelang Festival Malang Kembali 2008 - Malang, Masa Lalu, Masa Kini

Sejarah Malang

Malang Nominor, Sursum Moveor yang memiliki arti Malang Namaku, Maju Tujuanku; merupakan rangkaian kata yang menjadi semboyan Malang tempo doeloe. Hal ini tak terlepas dari peranan wilayah Malang yang sangat penting di masa lalu. Terutama di masa penjajahan. Tak sedikit peninggalan masa itu yang tersisa. Tidak sedikit pula peninggalan bersejarah yang telah raib atau telah beralih fungsi. Sebagai contoh, gedung Concordia yang terletak di alun-alun kota, sekarang berubah fungsi menjadi salah satu pusat perbelanjaan bernama Sarinah. Di depan gedung ini telah dibangun monumen untuk mengenang "peranan" tersebut di masa lalu.
Semboyan ini mengisyaratkan mengacu pada makna kata malang sebagai nasib yang kurang baik, hal ini bisa dilihat dari kata setelah Malang Namaku yaitu kalimat Maju Tujuanku.
Kalimat kedua ini merupakan kalimat yang menegasi kalimat y
ang pertama. Kata malang dapat diartikan dalam bermacam-macam arti kata, mulai dari :
* malang = nasib yang kurang beruntung
* malang = menghalangi /membentang (basa jawa)
* malang = nama yang diberikan oleh pasukan Sultan Demak ketika mencoba menyerang untuk memperluaskan daerah kekuasaan. Kata ini berasal dari istilah m
alang-melintang.
* malang = Tuhan menghancurkan yang bathil dan menegakkan yang baik. Kata ini berasal dari istilah Malang Kucecwara.

Tapi jangan salah,Nama Malang ternyata memiliki nilai historis yang cukup tinggi. Dibawah ini merupakan sejarah kota kita tercinta ini dinamakan Malang.
Nama Batara Malangkucecwara disebutkan dalam Piagam Kedu (tahun 907) dan Piagam Singhasari (tahun 908). Diceritakan bahwa para pemegang piagam adalah pemuja Batara (Dewa) Malangkucecwara, Puteswara (Putikecw
ara menurut Piagam Dinoyo), Kutusan, Cilahedecwara dan Tulecwara. Menurut para ahli diantaranya Bosch, Krom dan Stein Calleneis, nama Batara tersebut sesungguhnya adalah nama Raja setempat yang telah wafat, dimakamkan dalam Candi Malangkucecwara yang kemudian dipuja oleh pengikutnya, hal ini sesuai dengan kultus Dewa - Raja dalam agama Ciwa.
Nama para Ba
tara tersebut sangat dekat dengan nama Kota Malang saat ini, mengingat nama daerah lain juga berkaitan dengan peninggalan di daerah tersebut misalnya Desa Badut (Candi Badut), Singosari (Candi Singosari). Dalam Kitab Pararaton juga diceritakan keeratan hubungan antara nama tempat saat ini dengan nama tempat di masa lalu misalnya Palandit (kini Wendit) yang merupakan pusat mandala atau perguruan agama. Kegiatan agama di Wendit adalah salah satu dari segitiga pusat kegiatan Kutaraja pada masa Ken Arok (Singosari - Kegenengan - Kidal - Jago : semuanya berupa candi).

Pusat mandala disebut sebagai
panepen (tempat menyepi) salah satunya disebut Kabalon (Kebalen di masa kini). Letak Kebalen kini yang berada di tepi sungai Brantas sesuai dengan kisah dalam Pararaton yang menyebut mandala Kabalon dekat dengan sungai. Disekitar daerah Kebalen - Kuto Bedah - DAS Brantas banyak dijumpai gua buatan manusia yang hingga kini masih dipakai sebagai tempat menyepi oleh pengikut mistik dan kepercayaan. Bukti lain kedekatan nama tempat ini adalah nama daerah Turyanpada kini Turen, Lulumbang kini Lumbangsari, Warigadya kini Wagir, Karuman kini Kauman.

Pararaton ditulis pada tahun 1481 atau 250 tahun sesudah masa Kerajaan Singosari menggunakan bahasa Jawa Pertengahan dan bukan lagi bahasa Jawa Kuno sehingga diragukan sebagai sumber sejarah yang menyangkut pemerintahan dan politik. Penulisan Pararaton sudah . Namun pendeka
tan yang dipakai para ahli dalam menyelidiki asal usul nama Kota Malang didasarkan pada asumsi bahwa nama tempat tidak akan jauh berubah dalam kurun waktu tersebut. Hal ini bisa dibuktikan antara lain dari nama Kabalon (tempat menyepi) ternyata juga disebutkan dalam Negara Kertagama. Dalam kitab tersebut dikisahkan bahwa puteri mahkota Hayam Wuruk yaitu Kusumawardhani (Bhre Lasem) sebelum menggantikan ayahnya terlebih dahulu menyepi di di Kabalon dekat makam leluhurnya yaitu Ken Arok atau Rangga Rajasa alias Cri Amurwabumi. Makam Ken Arok tersebut adalah Candi Kegenengan. Namun istilah Kabalon hanya dikenal dikalangan bangsawan, hal inilah yang menyebabkan istilah Kabalon tidak berkembang. Rakyat pada masa itu tetap menyebut dan mengenal daerah petilasan Malangkucecwara dengan nama Malang hingga diwariskan pada masa sekarang.

Berikut adalah beberapa gambar/foto wilayah Malang pada masa lalu (diambil dari beberapa sumber).

Pasar Petjinan

Inilah cikal bakal pusat pasar di kota Malang, Pasar Petjinan namanya. Untuk masa sekarang, nama ini lebih dikenal dengan sebutan Pasar Besar atau Pasar Gede, atau "Rasap Edeg" (bahasa walikan/Malangan-nya). Segala kebutuhan sandang pangan berada di pasar ini. Keberadaan pusat pasar (tradisional) di Malang ini telah mengalami perubahan yang besar. Dari gambar disamping tampak dua menara kembar berdiri di depan pasar. Namun untuk saat ini, kedua menara tersebut dan keberadaan lapak2 di belakang menara tersebut telah "dihancurkan", dan dibangunlah satu komplek gedung bersusun yang sangat besar. Rupanya fungsi pasar pecinan dari dulu sampai sekarang masih tetap sama, dan akan selalu dikenal dengan nama Pasar Besarnya...

Zwembad
Adalah kolam renang yang sangat terkenal di Malang. Karena pengucapan lidah orang Indonesia yang sulit dalam pengucapan kata "zwembad" maka pengucapan tempat ini lebih "difamiliarkan" dengan sebutan "Slembat". Pengucapan yang akhirnya bisa diterima oleh masyarakat, sampai saat ini. Kolam renang ini terletak di kompleks olahraga Stadion Gajayana. Dan sekarang telah direnovasi menjadi kompleks olahraga, bisnis, hotel (dalam satu kawasan). Yang pasti, "wajah asli" kolam renang warisan kolonialpun dipastikan akan berubah/hilang sama sekali. Satu lagi, peninggalan sejarah yang diubah demi kepentingan golongan tertentu...
Batu
Orang-orang Malang pasti tahu wilayah Batu ini. Beberapa tahun yang lalu, wilayah ini adalah bagian dari Malang. Namun sekarang statusnya sudah "naik", menjadi kota sendiri, yang mempunyai otoritas sendiri yang terlepas dari Malang. Batu, memang lebih dikenal dengan tempatnya yang dingin (sebagai tempat peristirahatan/wisata ==> dan terdapat beberapa air terjun sebagai tujuan wisata) dan penghasil buah apel yang sangat terkenal. Gambar disamping merupakan salah satu tempat di Batu (yang saya tidak tahu persis di daerah mana tepatnya). Yang menunjukkan adanya semacam perayaan tertentu di sebuah lapangan. Perkiraan lapangan tersebut adalah alun-alun kota Batu (sekarang).


Sedangkan gambar di samping ini adalah salah satu restoran yang terdapat di wilayah Batu (menurut keterangan foto). Batu masih dalam wilayah Malang. Itu dapat dilihat dari logo yang terdapat di atas atap gedung restoran itu. Tidak diketahui, ini di daerah Batu sebelah mana, dan gambar ini diambil pada bulan Juli 1948.











Militair Hospitaal Malang Soekoen
Diperkirakan, berdasarkan nama dan tempatnya, tempat ini sekarang dikenal dengan nama Rumah Sakit Tentara Soepraoen, yang terletak di wilayah Sukun, Malang. Memang, rumah sakit ini diperuntukkan bagi anggota militer dan keluarga. Tapi tidak menutup kemungkinan bagi yang non militer. Beberapa bagian bangunan masih bercirikan peninggalan kolonial sampai sekarang tetap dipertahankan. Sehingga jika kita memasuki beberapa bagian gedung, serasa memasuki dunia masa lampau...







R.K.A.L.S. Sancta Maria

Nama yang tertulis di tembok bangunan itu kalau di Malang (sekarang) identik dengan nama sebuah sekolah swasta yang terletak di Jl. Raya Langsep. Sekolah itu sekarang dikenal dengan nama Santa Maria. Itu menunjukkan, bahwa sekolah itu memang benar2 peninggalan masa kolonial, dan sampai sekarang masih tetap berdiri.











De Mohamedaanse Kerk

Nampaknya, bangunan di samping ini merupakan tempat peribadatan umat Islam. Dilihat dari ukuran bangunan tersebut, kelihatannya bangunan tersebut berupa langgar/musholla. Namun tidak diketahui berada dimana tepatnya musholla tersebut sekarang...













De Windhoos

Dua gambar di samping ini merupakan peristiwa alam yang mengguncang Malang semasa kolonial Belanda. Nampaknya terjadi angin ribut/topan yang sempat merusak rumah/bangunan di wilayah Sukun, Malang.

































Gaya Muda Masa Lalu...

Inilah gambar gaya muda masa kolonial yang sedang berpose di tugu (balaikota sekarang). Lihat model pakaiannya! Sangat "jadul" (hehehee...)















Boulevard Idjen 1938

Salah satu sudut pemandangan dari kawasan Boulevard Jl. Ijen di tahun 1938. Kalau sekarang, berada di sebelah mana ya??




Djalan Besar Idjen 1950
Kawasan Jl. Besar Ijen tahun 1950. Mirip nggak dengan yang sekarang?? yang menjadi lokasi Festival Malang Kembali mulai tahun 2006 s/d saat ini...







Salah satu sudut jalan menuju Sukun
Salah satu sudut jalan menuju Sukun, Malang, yang sekarang telah mengalami banyak perubahan.


















Untuk lebih "merasuk" suasana Malang tempo doeloe-nya, silahkan datang ke acara MalangKembali yang dilaksanakan di Jl. Besar Ijen Malang...